PRIBADI TERSEMBUNYI

Hai…..(sebut nama sendiri). Perkenankan! Aku adalah dirimu sendiri. Aku berada di dalam dirimu, Namaku PRIBADI. Selama ini engkau sering menyebut namaku tanpa mengenal aku. Engkau selalu berbuat tanpa aku. Padahal aku adalah pembantumu yang setia.
Tidak pernah sedikitpun aku meninggalkan engkau seorang diri, tetapi engkau tidak menyadarinya.

Di dunia engkau selalu menderita, selalu mengeluh, selalu sedih, selalu kekurangan, engkau selalu sakit, selalu takut, bahkan ada kalanya engkau hampir-hampir putus asa. Engkau tidak tahu bagaimana mengatasinya dan kepada siapa engkau harus meminta pertolongan.

Sebenarnya, engkau tidak perlu menderita asal saja engkau menyertakan aku dalam segala perbuatanmu. Kini telah tiba saatnya untuk mengakhiri segala penderitaanmu. Arahkanlah perhatianmu ke dalam dirimu! Akulah dirimu yang engkau sebut PRIBADI.

Engkau mempunyai kekuatan yang maha hebat dalam dirimu.

AKULAH KEKUATAN ITU.

Akulah yang menjadikan segala apa yang engkau kehendaki, yang dapat mengubah hidupmu yang lampau dengan segala penderitaan menjadi hidup baru yang penuh bahagia; mengubah rasa takut menjadi aman sentosa; mencukupi engkau pada saat kekurangan; menghibur engkau dari segala kedukaan.

Percayakanlah kepadaku segala sesuatu yang menjadi kebutuhanmu, cita-citamu, dan masa depanmu. Jangan bimbang dan ragu. Dan jangan heran.

Terimalah aku, PRIBADI-MU SENDIRI, SUATU KEKUATAN YANG DAPAT ENGKAU RASAKAN DALAM DIRIMU!

Suruhlah aku bekerja untukmu! Aku siap untuk membantumu. Aku senantiasa siap melaksanakan permintaanmu.

Gambarkanlah dengan jelas dalam pikiranmu apa yang engkau butuhkan! Akulah yang akan mengerjakan konsep yang jelas dan pasti yang tergambar dalam pikiranmu itu. Tanpa adanya konsep yang jelas dan pasti dalam gambaran pikiranmu, aku tidak akan dapat mengubah kehidupanmu yang lama.

Selama engkau masih mengeluh, masih merasa susah, masih sedih, masih penuh kebencian, masih putus asa, masih penuh rasa takut, selama itu pula engkau MEMAKSA aku untuk memwujudkan dan mendatangkan apa yang engaku ukir dalam pikiranmu.

Katahuilah! Apa saja yang memenuhi kalbumu, itulah yang menentukan keadaan yang akan engkau alami pada hari kemudian.

Maka, jangan melukiskan hal-hal yang tidak baik dalam pikiranmu! Buatlah konsep-konsep tertentu berdasarkan pengalaman yang konkret, yaitu yang sifatnya sensitif rasional, baik yang bersifat spiritual maupun illahi sifatnya.

Sekalipun gambaran itu adalah sesuatu yang di luar kemampuanmu sendiri, hendaklah tetap pada keyakinan bahwa sesuatu itu MUNGKIN, dan bukan seolah-olah itu absurd atau tidak masuk akal. Di sinilah tanpa kamu sadari bahwa kamu telah masuk dalam pengertian yang metarasional. Kenyataan inilah yang kerap engkau sebut sebagai IMAN KEPERCAYAAN.
Jadi, kepercayaan yang benar adalah pengertian yang diluar jangkauan akal-budimu. Ini disebut juga RAHMAT ILLAHI atau KEHENDAK ALLAH.

Dalam MEDITASI, engkau melatih pengertian yang benar, melatih gambaran yang indah, melatih gambaran yang luhur, melatih gambaran yang suci dan mulia. Namun jangan memaksa aku melakukan hal-hal yang negatif karena aku senang akan hal-hal yang luhur dan positif.

Dahulu engkau mengira bahwa hal-hal yang baik dan yang buruk itu berasal dari luar dirimu. Pikiran itulah yang menyebabkan engkau tidak mengenal aku, PRIBADI-MU.

Ketahuilah bahwa aku adalah engkau sendiri. Engkau adalah aku, ENGKAU DAN AKU ADALAH SATU.

Kini untuk pertama kalinya engkau mengenal aku. Aku merasa bahagia dan kebahagiaanku adalah kebahagiaanmu juga.

Mulai saat ini kita bekerja sama, bimbing-membimbing, bantu membantu untuk mengejar ketinggal kita pada masa silam dan untuk mendapatkan kembali apa yang telah hilang selama waktu yang lampau.

Marilah kita bersama-sama membentuk hidup baru, dunia baru yang penuh dengan harapan dan kebahagiaan.

Mulai saat ini, engkau tidak boleh takut, tidak boleh cemas, tidak boleh susah, tidak boleh sakit dan menderita. AKU SELALU SETIA KEPADAMU.
Aku adalah milikmu dan engkau adalah milikku.

Akulah PRIBADI-MU. Hadapkanlah wajahmu lurus-lurus dan tataplah aku! Panggilah aku, libatkanlah aku dan nyatakanlah apa kehendakmu. Aku akan bekerja untukmu dan mewujudkan cita-citamu. (“Meditasi itu keheningan” – Thomas Aquinas M.Rochadi Widagdo, PR)



⁠⁠

.

MANDALA

Sebuah “mandala” adalah lukisan atau gambar suatu desain simetris telah digunakan selama ratusan tahun oleh ahli mistik dan ahli yoga untuk berkonsentrasi, tetapi penggunaannya itu sendiri sifatnya bukan mistik.

Tidak lebih dari suatu pola geometris terbentuk mengelilingi satu titik tengah. Pola-pola ini dapat ditemukan dengan mudah di alam, dalam riak yang tersebar dari sebuah krikil yang terjatuh ke dalam kolam, dalam struktur kristal batu mulia, dalam bnetuk biji kecil yang rumit, dan dalam bentuk bunga yang simetris.

Saat pikiran anda terfokus pada “mandala”, pusatkan pada titik tengah desain dan biarkan gambar yang ada disekitar atau sekelilingnya terlihat sedikit dalam pandangan anda. Setelah beberapa saat pikiran anda akan berhenti membentuk mandala menjadi struktur yang dapat dikenali dan akan mulai mengeluarkan gelombang alfa yang relaks.

Jika anda berkonsentrasi dengan apa yang anda lakukan apapun yang anda pilih, pusatkan perhatian anda dan rasakan dengan sepenuh hati; perasa, peraba, pendengaran, penglihatan dan pembau. Siapapun setiap harinya dapat menyisihkan lima menit untuk melalukan konsentrasi. Rahasianya adalah konsisten.

Dengan berkonsentrasi, jawaban-jawaban terhadap berbagai masalah akan datang dengan mudah, dari “universal consciousness”.

 

 

Padepokan Pusat (Puri Gading)

Komplek Puri Gading, Jl. Alam Raya 2 Blok D2 No. 17, Jati Melati, Pondok Melati Bekasi, Jawa Barat, Indonesia

 

Mobile    : 0816 -184 -7603, 0821-1417-8187 (Adi M. Fadhil-calls only)

Email         : kundaliniyogaindonesia@gmail.com,  adimfadhil@gmail.com

Published in: on February 16, 2012 at 6:53 am  Leave a Comment  

The URI to TrackBack this entry is: https://adimfadhil.wordpress.com/2012/02/16/pribadi-tersembunyi/trackback/

RSS feed for comments on this post.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: